Andai Aku Kamu (Ada Mentari di Balik Mendung)
Andai Aku Kamu “Ada Mentari di Balik Mendung” Deru deras suara rintihan air hujan yang mengiringi perasaan sedih ini. Perasaan ini seakan sudah mati karena mendengarkan kata-kata itu. Pasanganku memutuskan hubungan kami karena ia pikir, ia tidak akan bisa berhubungan denganku jika berjauhan. Terus menerus aku bertanya pada diri sendiri, “Apa salahku?” Aku hanya bisa terdiam sambil menikmati rasa sakit di dadaku ini. Mungkin rasanya memang sangat sakit, aku berharap bisa mengurangi rasa sakit ini. Pagi ini, aku harus beranjak pergi ke Jogjakarta guna melanjutkan kuliah di sana. Aku berangkat seorang diri menggunakan taksi, orang tuaku tidak bisa mengantarku karena mereka sedang sibuk. Aku hanya bisa berharap Seyla bisa menemuiku setidaknya untuk mengucapkan selamat tinggal. Berjalanlah aku selepas sampai ke stasiun kereta. Aku melangkahkan kaki menuju ke peron dan menunggu kereta di sana. Harapanku ternyata tidak terwujud, rasa sakit masih menempel di dada. Terus men...

http://aditya2004.blogspot.com/2015/02/trailer-flash-this-titl-2.html
BalasHapus